ANYER: tempat alternatif berlibur

pantai anyer
pantai anyer – ayah n yodha

Sebenarnya awal ide berlibur ke Anyer sudah ada sejak 4 minggu sebelum keberangkatan. Waktu itu memang kami mencari informasi penginapan via website. Dan salahnya, kami tidak segera pesan kamar😦. Sekitar seminggu sebelum hari H, penginapan yang sepertinya nyaman udah penuh. Akhirnya, iseng aja Ayah kontak teman lamanya (Irhas) yang tinggal di Cilegon. Eh, rupanya Irhas berinisiatif memesankan kamar di Marbella Anyer. Alhamdulillah.. Untuk tanda jadi, rupanya kami harus transfer DP ke nomor rekening mr.X (??).

Hari H. Kami berangkat 8 pagi dari Depok, dan mampir rumah Irhas (d Cilegon) sekitar jam setengah 12 siang. Lanjut lagi perjalanan, jalannya benar benar tidak terawat… Aspal-nya jelek, hanya ada 2 jalur (padahal dilewati bis dan truk), dan debunya itu looo,, banyak sekali. Akhirnya kami sampai Anyer, Serang, sekitar jam 3 sore.

Sesampainya Marbella, kami mendapat kamar no 4xxx di tower Nakula. Terjawab sudah beberapa keanehan dalam proses pemesanan kamar…

Rupanya yang kami pesan adalah kamar milik pribadi yang berada di dalam Marbella Hotel tetapi TIDAK DIKELOLA oleh Marbella. Jadi proses pemesanannya: DP ditransfer ke no rekening mr.X. Ketika jadwal cek in (jam 12 siang), mr.X selalu memantau, sampai dimana kami, apakah sudah sampai hotel atau belum. Begitu udah sampai hotel, mr.X menyuruh kami untuk langsung menuju ke kamar (mr.X masih dalam perjalanan), tanpa registrasi di Resepsionis. Dan…ternyata kamarnya tidak dikunci!!!

Pelunasan dilakukan di lobi, dan ke mr.X.. Ya ampuuun… Waswas juga jadinya.. Keamanan n kebersihannya itu loo..

Berikut review hotel Marbella “gadungan”:

Dengan harga rp 395,000 lebih murah dibanding rate Marbella d kelas yang sama, fasilitas yg didapat:

  • View k kolam n pantai
  • Balkon dengan pengaman kaca
  • Dapur lengkap dengan peralatan masak (teko, rice cooker, water heater, kitchen sink, wajan, sutil) dan peralatan makan (piring, mangkok, sendok, garpu, gelas)
  • Meja makan dengan 2 kursi makan
  • Galon aqua yang sudah ditaruh d dispenser (tapi air panasnya g berfungsi) dan ada airnya pula
  • Sofa lipat kasur tambahan d sebelah tempat tidur utama
  • Tempat tidur tambahan d balkon

Fasilitas (umum) yang tidak diberikan:

  • Handuk
  • Sarapan pagi
  • Standar kebersihan hotel sekelas Marbella, misal (yang kelihatan jelas d mata):
  • Seprei, bed cover, sarung bantal n sarung guling masak bercorak? Setauku biasanya pakai putih polos, ada bordir nama hotelnya
  • Keset juga, meskipun terlihat bersih, tapi masak bercorak sih?
  • Sofa lipat kasur ga pernah dibersihkan: ketika lipatan tempat duduknya dibuka (akan digelar supaya jadi kasur) ternyata ada boneka n sisir yang ketinggalan d dalamnya (hiiii,,,, punya siapa y?)
  • Bantal sofa juga sudah buluk, sepertinya ngga pernah dicuci
  • Ada sapu yang ditaruh d kamar (??)
  • Ada sikat kloset, ember n alat pel d kamar mandi (??)

Keamanan:

Kamar di Marbella “gadungan” hanya dikunci menggunakan kunci biasa, sementara kamar yang dikelola pihak hotel menggunakan kunci kartu elektronik.
Marbella

Review Kamar Marbella "gadungan"

Kesimpulan Hotel Marbella:

Kalau ada kesempatan berlibur ke Anyer lagi, kami akan memilih jalur resmi aja. Pemesanan (rupanya) bisa via online di Website Resmi Marbella. Kami memilih yang resmi karena faktor kebersihan dan keamanan.

Review pantai Anyer:

Pantai terletak di samping luar kolam renang. Dari “gerbangnya” sih sepertinya ketat sekali pengamanannya: ada 2 petugas keamanan yang berjaga. Tapi,, begitu masuk pantai, kami langsung dikerubutin pedagang. Ada yang nawarin tikar (aku pakai jasanya, sewa tikar yang ditaruh di bawah payung harganya 20,000), ada yang nawarin pijat, makanan (otak-otak, ikan asin,udang segar, cumi segar), buah (pisang susu, pisang ageng, delima, kelapa, kacang), temporary tato, mainan anak (layangan, bola, gelembung sabun)…

Ada juga kios “tetap” di pinggir pantai (mepet tembok batas) yang rata rata berjualan baju dan pajangan rumah “khas” pantai.

Untuk hiburan pantai, ada yang nawarin banana boat (@150rb sekali tarikan per orang), papan seluncur (maksudnya untuk surfing kali ya), dan motor pantai.

pantai anyer

pantai anyer - yodha, bunda n damar

pantai anyer

pantai anyer - yodha main pasir pantai

Oh ya, ngga perlu kuatir kalau lupa beli sesuatu misal susu, biskuit, atau apalah. Ada banyak toko kelontong terwaralaba (indomaret n alfamart) yang tersebar baik di dalam lingkungan hotel atau d sekitar hotel.

Dan, yang menyenangkan, ada beberapa pedagang duren di pinggir jalan selama perjalanan pulang🙂

hm,durian

hm,durian

See u there (next time)🙂

6 thoughts on “ANYER: tempat alternatif berlibur

  1. Thanks sharing pengalamannya Bu…ini yang pas barengan sama acara di ragunan ya? He..belum pernah ajak Fito ke Anyer nih, Bundanya juga lewat-lewat doang. Sip deh..btw lebaran mudik nggak nih Mas Yodha dan Damar?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s