Masih ingat bagaimana perasaan ketika tahu bahwa akhir tahun ini aku harus menikah. Benerkah??? paling tidak ramalan pribadi yang pengen nikah pada umur 27 tahun mendekati kenyataan.
Pras yang masih culun… sebentar lagi akan mengarungi samudra kehidupan bersama Asti.
Seorang teman bersenandung di hadapanku. Dia berkata tegas dan penuh keyakinan kalau ga pengen nikah. aku hormati apa yang menjadi prinsipnya. yang pasti sebuah keputusan penting dalam hidupnya telah dia ambil.
Sambil tersenyum, bibir ini seakan meronta ingin terbuka. Tapi..itttttsss…aku mencoba menahan, biarkan uneg2 itu bersemayam di lubuk hatiku
Bukanlah pernikahan adalah suatu Seni. Seni untuk menyatukan dua Insan yang pasti berbeda. Seni merawat dan membimbing anak. Seni bersosialisasi dengan orang lain. Intinya dibenakku pernikahan pasti indah.
Bagiku ga ada sesuatu yang mutlak harus dipersiapkan kecuali satu yang namanya ‘KESETIAAN’ . Menyadur kata bijak dari seorang pujangga bahwa kesetiaan adalah kodrat manusia yang paling sempurna. Jika kamu dapat melampauinya maka sempurnalah dirimu.