Yodha (2 tahun 9 bulan) udah mulai masuk playgroup dengan jam belajar Senin – Jumat pukul 09.30 – 11.00 wib. Dan ternyata sekitar pukul 10.30 ada sesi makan. Duh, bingung, karena itu berarti bunda harus putar otak cari ide untuk bekal sekolah. Pihak sekolah memang tidak mengharuskan bekal apa saja yang boleh dibawa, hanya 2 yang dilarang: sejenis Chiki/Taro dan coklat.
Dari beberapa sumber di buku, idealnya, komposisinya terdiri dari karbohidrat (nasi, mie, roti), protein (daging, bakso, dll) dan sayur (wortel, brokoli). Saat ini Yodha memang sudah bisa makan nasi sendiri tanpa dibantu, tapi sepertinya akan merepotkan pihak sekolah (dan bunda tentunya) kalau membawa bekal nasi. Akhirnya pilihan jatuh ke roti. Selain gampang dan bergizi, roti bisa diisi dengan bermacam selai supaya ngga bosen. Minggu minggu pertama Yodha: rotinya selang seling diisi dengan selai strawberry, coklat, kacang, dan keju.
Hari ini bekal sekolah Yodha agak beda: roti isi telur dadar wortel dan keju. Ternyata habis
Alhamdulillah
Roti dan telur emang andalan banget deh buat makan praktis
Anak-anak suka bikin sate Mba..dari telur puyuh, roti dan wortel yang ditusuk-tusuk.